dheon-sevenonme asked: Zar, sebesar apa ego lelaki itu? Sulitkah bagi kaum kalian untuk memilih satu saja dari kaum kami? Sulit rasanya menerima lelaki yang kita cinta, juga mencintai wanita lain. Begitulah setidaknya pengakuannya yang mencintai dua diantara kami. Berkali-kali aku putuskan pergi, berkali-kali pula ia menemuiku dan berkali-kali berhasil membuatku kembali. Jadi aku harus bagaimana?

Kuberitahu, aku tidak sama dengan lelaki yang kau gambarkan di atas. Pada dasarnya lelaki itu memiliki jiwa petualang. Perjalanan hidup seringkali membawanya mampir ke hati satu dan hati lainnya. Meninggalkan jejak itu berat, tetapi itulah hidup. Tidak ada pelajaran yang diterima perempuan jika kami tidak melakukannya. Namun memikirkan perasaan perempuan pun penting. Aku tidak pernah berkata bahkan merasakan kalau aku sedang mencintai dua perempuan. Cinta itu satu, untuk satu-satunya. Jadi jika ada lelaki yang mengatakan ia mencintai dua perempuan, ia hanya sedang berbohong atau paling tidak, tak dapat mengatur kalimat yang baik, di mana sebenarnya ia hanya sekadar menginginkan, bukan mencintai. Dua adalah genap, namun mendua itu ganjil. Untuk lelaki yang seperti itu, jauhilah hatimu daripadanya.

Aku lelaki yang bisa membuat banyak wanita mencintaiku, tetapi aku tidak bisa membuat diriku mencintai banyak wanita. Aku hanya harus memilih satu, sebab aku tak ada duanya.